Rabu, 14 Januari 2015

Keren! Lombok Punya 'Air Terjun Hijau'


Pesona dan kecantikan alam Lombok, NTB, seperti tak ada habisnya. Air Terjun Benang Kelambu adalah salah satunya. Air terjun ini berlatar tebing yang ditumbuhi semak hijau.
Tak hanya pantai dan Gunung Rinjani yang mempesona dan bisa memanjakan mata para traveler. Tak lengkap rasanya berlibur ke Lombok kalau belum membilas diri di air terjun yang luar biasa cantik ini.
Air Terjun Benang Kelambu, begitu orang-orang sana menyebutnya. Air terjun ini sudah sangat familiar bagi warga lokal Lombok, namun belum terlalu terkenal di kalangan turis. Padahal, sayang sekali melewatkan air terjun yang satu ini jika berlibur ke Lombok.
Air ini terletak di Lombok Tengah, dapat dicapai 1,5 jam perjalanan dari Mataram menggunakan kendaraan bermotor. Akses jalannya cukup bagus beraspal walau agak sedikit sempit.
Setelah mencapai gerbang utama yang merupakan salah satu jalur Rinjani, pengunjung bisa membeli tiket seharga Rp 10.000. Jarak tempuh dari loket tiket ke tempat air terjun yakni 25 menit. Jalannya santai saja, karena ada tanjakan dan turunan. Kelelahan Anda akan segera terbayar ketika sudah melihat keelokan air terjun ini.
Sebelum mecapai Air Terjun Benang Kelambu, Anda akan melawati 1 air terjun yang bernama Air Terjun Stokel. Disini Anda dapat menguji adrenalin dengan melompot dari ketinggian sekitar 10 meter. Wajib coba bagi Anda para pecinta tantangan!

sumber: detik.com



 With 

Yang Keren di Trans Resort Bali: Taman Vertikal & Air Terjun


The Trans Resort Bali resmi dibuka di kawasan Kerobokan, Seminyak. Selain punya kamar dan fasilitas mewah, resor ini juga punya taman vertikal. Lengkap dengan 3 air terjun setinggi 18 meter!

Kini, wisatawan punya opsi baru tempat menginap mewah di kawasan Seminyak. The Trans Resort Bali menempati area seluas 2,2 hektar, dengan 220 kamar dan villa.

Resor ini menyuguhkan beragam kemewahan dan fasilitas, juga beberapa hal unik seperti pantai dan taman vertikal. The Trans Resort Bali punya pantai buatan dengan pasir yang didatangkan langsung dari Australia.

Tak hanya itu, hal unik lainnya adalah taman vertikal. Ini adalah susunan tanaman yang dibuat tegak lurus, setinggi 18 meter, lengkap dengan 3 air terjun!

Di bagian tengahnya terdapat jembatan dari rumput buatan, lengkap dengan bangku santai sehingga traveler bisa duduk dan menikmati cipratan air terjun yang segar. Bagian bawah air terjun ini menghadap langsung jendela kaca di area gym. Terbayang kan, bagaimana segarnya fitness dengan pemandangan langsung air terjun?

"Kami punya taman vertikal tertinggi lengkap dengan air terjun. Begitu masuk sini, wisatawan akan merasa jauh dari hingar bingar," tutur General Manager The Trans Resort Bali, Alexander Jovanovic kepada detikTravel saat soft opening The Trans Resort Bali, Seminyak, akhir pekan lalu.

Di sebelah kanan dan kiri air terjun terdapat kamar-kamar Premier, serta Kids Club sebagai area bermain anak-anak. Selain kamar Premier, The Trans Resort Bali juga punya 15 kamar Premier Club dan 6 Celebrity Suite.

sumber: detik.com

 With 

Kecantikan Pantai Pandawa Bikin Mata Tak Berkedip


Belum lengkap rasanya bila liburan ke Bali tidak menikmati wisata pantainya. Beragam objek wisata pantai ditawarkan di Pulau Dewata. Salah satunya Pantai Pandawa dengan panoramanya yang cantik.

Pantai yang terletak di kawasan Desa Kutuh, Kabupaten Badung, itu dikenal dengan nama secret beach terutama oleh para turis mancanegara. Ini karena untuk masuk ke area pantai harus melewati tebing-tebing kapur yang tinggi baru bisa menikmati pesona Pantai Pandawa.

Dulu pantai berpasir putih ini masih sepi pengunjung. Wisatawan yang datang ke pantai tersebut lebih banyak mancanegara daipada lokal karena lokasinya terpencil. Seiring berjalannya waktu, banyak wisawatan Indonesia yang penasaran dan kini sudah semakin ramai.

Bahkan ketika detikTravel bersama rombongan dari Accor sampai di Pantai Pandawa, wisatawan lokal seolah membanjiri seluruh area Pantai Pandawa. Hanya segelintir turis asing yang terlihat sedang berjemur di atas pasir putih. Wisatawan yang hadir tidak terbatas usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia).

Saking penuhnya, saya pun sulit berfoto untuk mendapatkan suasana pantai yang indah tanpa terhalang seseorang. Jika ingin menemukan pemandangan yang tenang, saya harus berjalan jauh menelusuri pantai.

Meskipun demikian, saya tetap menyukai pemandangan di Pantai Pandawa. Matahari yang bersinar terik di atas pantai ketika bermain di siang hari membuat warna biru lautnya semakin indah. Para pelancong juga bisa bermain dengan perahu kuno sambil belajar mendayuh bersama keluarga. Setiap perahu dikenakan biaya sekitar Rp 20 ribu.

Di pinggir pantai, pihak pengelola menyediakan tempat beristirahat berupa kursi kayu yang dilengkapi dengan payung teduh. Setiap payung akan dikenakan charge sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu tergantung bagaimana Anda menawarnya.

Bagi Anda yang ingin ke Pantai Pandawa, lokasi wisata ini terletak di tengah-tengah antara Uluwatu dan Nusa Dua. Pantai memiliki jalur yang searah dengan Uluwatu dan hanya berjarak kurang lebih 5 kilometer dari Nusa Dua.

sumber: detik.com


 With 

Sunset yang Cantik Ada di Tanah Lot



Tanah Lot di Bali terkenal dengan pura dan keindahan pemandangan sekitar yang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Tapi coba datang ke sana saat sore hari, silakan terkesima dengan kecantikannya.

Cobalah menikmati sunset di Tanah Lot, Bali. Meski saat itu langit tertutup awan, namun masih ada keindahan yang tersisa menjelang datangnya malam. Perpaduan warna jingga, abu-abu dan hitam, terlihat indah menghiasi cakrawala.

sumber : detik.com


 With 

Liburan Natal di Bali, Wajib ke Dreamland


Ke Bali pada liburan Natal ini? Jangan lewatkan Pantai Dreamland. Alamnya yang cantik bisa membuat liburan Anda sempurna!

Saya lupa, hari itu hari keberapa kami berada di Pulau Bali dalam rangkaian liburan selama satu minggu di Pulau Bali dan Lombok yang saya gagas bersama tiga orang teman lain yaitu Adam, Hendry dan Ridho. Hari itu, tujuan kami adalah tempat wisata yang ada di bagian selatan Pulau Bali.

Setelah melihat-lihat tempat apa saja yang ada di bagian selatan melalui peta wisata Bali yang kami download dari berbagai sumber di internet, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Uluwatu (komplek pura maupun pantainya), Pantai Dreamland dan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Sebelum memasuki komplek Taman GWK, sebagaimana urutannya dari Uluwatu kami singgah dulu Pantai Dreamland yang ternyata harus melewati sebuah komplek aneka rupa jenis bangunan untuk sampai ke sana.

Sebelum sampai di pantai yang masih terkesan sepi ini, kami sempat berapa kali bertanya kepada siapa pun yang kami temui. Mengandalkan GPS dan melihat-lihat penunjuk jalan yang sudah lengkap di Bali, bertemu juga kami di pantai yang kadang kala disebut New Kuta Beach itu.

Sekalipun harus melewati megahnya komplek aneka rupa bangunan, tapi di Pantai Dreamland belum banyak berdiri villa berduri. Untuk masuk area pantai ini pun cukup hanya membayar Rp 5.000 untuk biaya parkir motor roda dua, begitu tulisan di karcis yang kami terima.

Setelah sedikit agak kecewa dengan pantai lain yang ada di Bali yang ternyata tergolong biasa saja, akhirnya kekecewaan itu sedikit terobati manakala kami tiba di pantai yang satu ini. Hari itu air laut di pantai ini cukup tenang, tak terlalu garang macam ombak di Bali pada umumnya.

Pasir pantai di Dreamland juga putih dan halus, cocok berpadu dengan lautnya yang tenang seolah tanpa gelombang. Seperti biasa, teman saya yang bernama Adam langsung  menceburkan diri ke dalam laut. "Enak lho, airnya dingin", begitu katanya. Tapi saya tetap memutuskan untuk tidak mandi hari itu.

Seperti biasa seraya menikmati keindahan tempat yang kami tuju, sesekali kami langsung mengabadikannya dalam bidikan kamera yang kami bawa. Sisanya, kami jalan-jalan mengitari pantai.

Jujur, pantai ini keren dan tergolong masih sepi dibandingkan pantai lain di Bali. Setidaknya seperti itu kondisi yang kami lihat hari itu. Tapi berbicara turis, mereka tetap ada. Sepertinya di setiap sudut manapun di Bali, hampir selalu ada turis asing terutama yang datang dari Eropa.

Sambil menunggu Adam yang sudah berada di zona nyaman dalam air laut yang katanya dingin, kami berjalan menuju sebuah pondok tak jauh dari pintu masuk yang tadi kami lewati. Perut mulai berontak petanda lapar mulai datang.

Maka jadilah kami memesan beberapa jenis makanan. Saya hanya memesan mi instan dan minuman botol. Saat makan itulah, tiba-tiba kami ditawari untuk bikin tato temprer alaias tato yang bisa menghilang dalam kurun waktu 1 minggu. Akhirnya kami bikin tato, termasuk Adam yang akhirnya berangkat dari sarangnya di laut. Bagian ini salah satu yang seru selama di Bali. Salam traveler!

sumber : detik.com


 With 

Terpesona Penari Bali di Amphiteater GWK



Liburan ke Bali tidak melulu pantai. Bali juga punya budaya-budaya indah seperti Tari Barong dan tarian lainnya. Berbagai tarian ini bisa saksikan sekaligus di Amphitheater Garuda Wisnu Kencana (GWK) lho!

Ingin melihat pertunjukan seni Bali seperti Tari Barong, Tari Kecak dan tarian lainnya setelah menyaksikan patung Garuda Wisnu Kencana yang menakjubkan? Jangan lupa sesuaikan waktu anda dengan jam pertunjukan di Amphitheater GWK.

sumber : detik.com


 With 

GWK, yang Wajib Dikunjungi Saat di Bali



Selain wisata pantainya, Bali pun menawarkan wisata lain yang menarik untuk kita kunjungi. Jika di Bali, Anda wajib datang ke Garuda Wisnu Kencana (GWK). Spot yang asyik untuk befoto ria!

Sampai sekarang, Bali tetap menjadi destinasi favorit bagi orang yang ingin liburan. Pantai Kuta, Sanur dan Ubud adalah tiga dari banyak destinasi yang seolah wajib untuk tidak dilewatkan. Selain itu, Taman GWK juga wajib untuk dikunjungi.

sumber : detik.com



 With